Monday, May 28, 2012



Muslim Yang Sedar

Setelah sekian lama tidak menyusur tinta di blog ini dek semangat yang melemah utk menulis. Keberadaan ruang di FaceBook yang dahulunya dirasakan cukup untuk meluahkan benak fikiran tidak lagi demikian kerana terlalu banyak perkara yang hendak dilimpahkan. Ditambah pula dengan keterujaan puteriku Khadijah Nur Husna merintis jiwa menulisku mendambakan sebuah blognya sendiri pada akhir minggu sebelum keberangkatannya kembali ke Malaysia. Aku restui niatnya dan memberinya pedoman untuk mewujudkan ruang maya kepunyaannya sendiri untuk meluahkan kecintaannya mengolah cerita berkenaan perjalanan hidupnya. Sungguh semangat itu menular semula dijemari ini untuk menitip buah minda agar menjadi perkongsian yg baik mendidik hati dan jiwa kembali kepada sang pencipta.

Kumulai kalimah dgn setinggi kesyukuran kepada Allah atas nikmat yang selama ini dianugerahkan olehNya yang tidak sedikit dan tidak pula terkira banyaknya. Nikmat yg aula adalah menjadi seorang Muslim yang sedar dalam suasana ramai Muslim yg tidak sedar kerana leka menggilai dunia yang melata dengan hiburan (dangdut atau k-pop), melayani urusan dunia semata dan menongkah badai kehidupan tanpa pedoman sang pencipta. Kesedaran akan adanya Allah sebagai tuhan yang mengatur alam (Rabb) diperkukuh dgn mengiktiraf Allah sebagai tuhan yang berhak disembah dan diabdikan diri kepadaNya (Ilah) merupakan kesedaran paling berharga bagi seseorang Muslim. Tanpanya, hidup tiada tujuan dan matlamat yang benar. Sudah barang tentu ramai yang akan mangaju persoalan, ramai dikalangan manusia yang bukan Muslim dan Muslim yang tidak sedar ini menggarap segala kecemerlangan dan menjadi sanjungan dunia lantas menidakkan Islam menjadi penentu kepada kejayaan dan kecemerlangan, bagaimana ia boleh berlaku?

Menjadi Muslim yang sedar memberikan kita tujuan dan matlamat yang benar. Yang dikatakan tujuan dan matlamat yang benar adalah mencakupi hidup didunia dan akhirat. Mereka yang dikatakan cemerlang dan disanjung seluruh dunia tanpa Islam didada bebas menentapkan matlamat mereka, namun setinggi manapun matlamat mereka, ia hanya meliputi kehidupan dunia. Sesudah ia menemui kematian, terkuburlah matlamat itu bersama jasadnya. Maka tujuan dan matlamat itu separa benar. Itupun sekiranya hidup mereka punya matlamat yang ingin digapai. Sedangkan Islam menggariskan secara terperinci matlamat dan tujuan kehidupan melepasi hayat selepas kematian. Sekiranya kesedaran ini tidak terbit dijiwa seorang Muslim, maka mudahlah baginya tersasar daripada matlamat yang benar ini. Dia meniduri matlamat dunianya tanpa bangun melihat tujuan akhiratnya. Jadilah dia manusia yang rugi serugi-ruginya dan menyesali setiap detik waktu hidupnya apabila digambarkan Allah tempatnya diakhirat nanti dikala nyawa melepasi kerongkongnya. Justeru kita perlu mencari ruang dan peluang menjadikan diri kita Muslim yang sedar dan sentiasa segar menghadapi pancaroba dunia. Kocakkan minda dan hati dengan ilmu melalui pembacaan bahan yang sahih. Bergurulah kepada yg terpecaya dan senantiasalah muhasabah diri agar sentiasa sedar akan keberadaan Allah sebagai Rabb dan Ilah.

Thursday, August 13, 2009

Dalam Kenangan


Dua tiga minggu yang lepas, dunia dikejutkan dengan kematian MJ. Hari ini pula, dunia hiburan nasyid tanahair dikejutkan dengan pemergian Ust Asri rabbani. Berita tentang pemergiannya tiba ditelingaku pada pukul 11 pagi waktu Saigon. Pemergiannya jauh lebih mendalam mengusik jiwakku. Terngiang-ngiang suara uniknya mengalunkan nasyid dari zaman berzaman. Manakan tidak, suara itulah yang menemani kehidupanku semenjak 15 tahun yang lalu. Suara itulah yang menyentuh jiwa liar dan menunjuk kearah kebenaran. Suara itulah yang membelai nafsu remajaku dan mendidik hamba mengenal penciptanya. Suara itulah yang membawa ceria, membawa peringatan dan mendidik hati nurani agar kembali kepada fitrah.
Lirik lagu Munajat kegemaranku digabungkan dengan melodi suara allahyarham mampu membuatkan air mata mengalir dihadapan Allah.

Tuhan... kubisikkan kerinduan keinsafan... pengharapan...
Tuhan...kusembahkan pengorbanan membuktikan kecintaan

Bisikkanku untukMu
Munajatku mohon restu
Semoga cintaku bukan palsu
Pada desiran penuh syahdu
Gelombang lautan rinduku

Munajatku dalam syahdu
Merindui maghfirahMu
MardhiaMu dalam restu
Harapan tulusnya hatiku
Kurindukan pimpunanMu
KeagunganMu dalam doaku
Kebesaran pada kudratMu
Ia membina rohaniku

Tuhan...kubisikkan kerinduan.. keinsafan... Pengharapan...
Tuhan...kusembahkan pengorbanan ..membuktikan kecintaan

Ujian kepahitan di dalam kehidupan
Padanya ada kamanisan
Ketenangan dan kebahagian
Bayangan syurga idaman

Walaupun jasad sudah tiada, suaramu tetap menabur jasa. Berkumandang suaramu, menjadi amal jariah yang menambah bekalmu mengadap yang Esa. Bagiku, suara itu akan terus menemaniku sehingga tiba waktu, aku juga menurutimu..Semoga Allah merahmatimu yang menempatkanmu bersama orang-orang yang beriman. Alfatihah...

Friday, April 24, 2009

Hidup Kita Milik Kita


I could not recall correctly when the program had been conducted, sometime 3-4 weeks ago. I was a volunteer for Educational Sponsorship Unit (ESU) program held at MTBE kuantan. This program was attended by about 80 PETRONAS scholar whose also top students around Pahang, form 4 and form 5. The main objective was to introduce them to job opprotunities in PETRONAS which the true intention was to motivate them to work hard, smart and achieve excellent result in the coming SPM, the third academic hurdle in their life after UPSR and SPM. I was a speaker that day talking about petroleum engineering job.
I had been a facilitator for many motivational programs, be it for high school student or university student. The program always aim for specific short term motivation for example for exam preparation, for excellent achievement in university, etc. For me, it still good but I always not following the rule. I believe in giving more than that, more in terms of stimulating them to analyse their life, for them to think what they desired to be and to make them aware of what will be the ultimate result of controlling your life.
During the grouping session where the facilitators need to sit with a smaller group and share your experience in life for 15 minutes. Obviously, I need to think what to say in 15 minutes about my 31 years of life. Then I decided to give them 3 important advices. I told them "you can forget what I told you just now on petroleum engineering, you can forget my name. I don't even care wheather you want to be mechanical or chemical or petroleum or civil engineers, or an accountant or CSI. Just remember 3 things that I will say"
1. Plan your life - The End In Mind
Many people don't do this. Plan your life is the key for individual to have control of their life. Many of us believe that they are controlling their life, but at the same time keep complaining about what happen around them especially on the work, bosses, other staff, traffic jam, etc. Obviously they are not in control of thier life because they let the surrounding affecting their life. I said to them "Look through the future, in 10 to 20 years time, where you want to be. Put it on paper and keep it in your mind and heart - then believe in it. Your life is not about SPM, not just about going to good university, not just about getting a good job, high salary. There are so many things to explore in life. Because there are so many things to explore, you need to plan carefully, and you need also to plan for alternatives". What happen was some of the student have a thinking of "what i'm going to do if PETRONAS withdraw it scholarship when I enter university. What happen if I could not attain good result in my SPM. What happen if i could not get a place to enter university". You can see , how the mind of our young generation affected by the educational policy.
2. Stay focus
I shared several stories about some of my friends. Some of them were excellent student in high school, but being kicked out from university because of underperforming. Some were nobody during high school, poor performer but become an excellent student at university level. Some were excellent student in both level but poor performer in their workplace. Some were poor performer in academic but very excellent worker. So what happen?I believe that the key is 'Stay Focus'. Some people talking about resilience, more fancy word but the same meaning and intention. Do not let the surrounding affect your life, whenever you face a failure, pressure, stress and disturbance in your life, do not give up, be calm and refocus. If you need to replan, then do it. But you need to stay focus in controlling your life. One friend of mind have so many good things to do and so many things to achieve in his life. In just thinking of what to focus, it already take many of his precious time. I personally think that this is due to the absence of his so call big agenda in life. The first point. Once you know what you want to be, then make your decision on what to focus and then you must stay focus.
3. Belive in yourselve
We have our plan, we have our mind and heart but we also need to have our energy to implement. This concept is the same as what Islam call 'IMAN'. We say it, we put it n our mind and heart and we need to impelment, practice and change our way of life as per what we desire and want to be. This is the main reason why people just stop at some point. They loss their faith on what they had internally believe. Mostly it is due to surrounding factor again. When this happen, you are not in control of your life anymore. Believe should give us energy to fight, hope for better future and strength to face any challenges. Some of us were very excellent student, leader in many school level organisation such as prefect, involved in state/national level competition but become nobody in their university. Why can't they continue their success story in their high school time in university? Because at some point they don't bother to be as what they were before. Somehow, the excellent mindset and believing self mindset drowned by surrounding factors.
At least this 3 points work for me so far and I really hope it work for you as well. It should work when you really internalise them. I've made several big decisions in life, but stay with the 3 principles and alhamdulillah my life still goes on the way I want it to be. Let us take some time to seriously think on our life and have a control on it.
Best of Luck!!

Thursday, March 19, 2009

Syukur dan Terima Kasih


Satu pengalaman yang amat menakjubkan. Itulah yang mampu saya perkatakan apabila berpeluang untuk menyertai Field Trip di Bintulu dan Miri selama 7 hari. Bermula dari pertemuan dengan kengkawan di KLIA sehingga kembali semula ke KLIA seminggu berikutnya merupakan pengalaman yang sangat manis dan pengalaman yang sangat bermakna buat saya.
Apa yang Best sangat?? First of all, ni adalah geological field trip. Tugasan peserta ialah melihat batu-batuan dan memahami bagaimana batu itu terbentuk dan menjadi seperti sekarang. So, kami mencari batu-batuan disekitar bintulu dan miri dan cuba memahami apa yang berlaku untuk membentuk batuan tersebut serta kemungkinan untuk batuan seperti itu menjadi tempat ditemui minyak dan gas. Saya bukan seorang ahli geologi dan itulah juga yang menyebabkan saya amat gembira untuk menyertai geological field trip ni. Dari sini saya mengetahu bahawa batuan yang ada disekeliling kita ada yang terbentuk selama puluhan juta tahun. Dengan jutaan tahun inilah ia menjadi batuan yang kukuh dan menjadi tempat untuk sumber asli gas dan minyak kita terkandung. Batuan yang dilihat sekarang juga telah melalui beberapa proses transformasi disebabkan peristiwa-peristiwa yang berlaku selama itu. Walaupun pada mulanya ia mungkin merupakan tempat takungan minyak dan gas suatu ketika dahulu, namun disebabkan peristiwa tertentu ia boleh hilang.
Untuk menghasilkan sebuah takungan untuk minyak dan gas yang menjadi sumber utama negara sekarang, ia memakan masa puluhan juta tahun. Lebih mencabar, ia memerlukan satu kesempurnaan untuk membentuk sebuah 'petroleum system' dan dinikmati oleh generasi hari ini. Jika salah satu faktor dalam 'petroleum system' tersebut tidak terbentuk maka sumber ini tidak akan ada. Jika pun sistem ini lengkap dan sempurna, terdapat halangan lain yang menyebabkan sumber asli ini tidak dapat dikeluarkan dari tempatnya.
Apa yang saya boleh katakan, sememangnya Malaysia merupakan salah sebuah negara yang bertuah kerana dianugerahkan Allah dengan sumber ini. Dengan rahmat Allah inilah kita dapat menikmati sumber asli ini dinegara kita dan membangunkan negara ini dengan sebahagian besarnya dari sumber asli ini. Seharusnya kita mensyukuri nikmat dan anugerah Allah ini. Sekiranya dijumpai, amatlah rugi jika dibazirkan pendapatannya. Amatlah rugi jika kita tidak dapat mengambil sebanyak mungkin nikmat ini. Amatlah rugi jika kita tidak memanfaatkannya sebaik mungkin. Adalah menjadi harapan rakyat Malaysia sebagai empunya sumber ini supaya PETRONAS yang dipertanggungjawabkan sebagai penjaga sumber asli ini dapat menjalankan amanah mereka dengan baik dalam menguruskannya. Setiap pekerjanya juga perlu amanah untuk melakukan yang terbaik bagi memanfaatkan sumber asli ini sepenuhnya.
Terima kasih saya ucapkan kepada sahabat-sahabat yang menemani kembara ini. Jika ia hanya sekadar kembara ilmu, mungkin kita akan menjadi manusia yang berpengetahuan, tetapi jika ia dijadikan kembara iman, maka kita akan menjadi manusia yang mempunyai ketakwaan yang kukuh untuk bekalan hidup di dunia dan akhirat.

Wallaahu a'lam

Friday, October 31, 2008



Salam..aduh. Lame rasenye tak menulis. Al maklum raye sebulan. Hari ni dah pon masuk bulan zulkaedah, bulan haji. Alhamdulillah tahun ni kesampaian jugak hajat untuk melengkapkan puasa 6 bulan syawal. Banyak cabaran..beraye kat rumah mak selama lebih seminggu takleh nak pose dah..yelah, bukan senang nak makan masakan tangan mak. Pastu balik-balik dah kena gi training seminggu..makan free lagi. Tapi sempatlah amik 2 hari dalam training tu. Pastu dengan syawal berbaki 10 hari nak kena timing lah bile nak pose dan bile nak melayan perut yang tak habis-habis demand untuk makan. Akhirnya hari teakhir syawal barulah habis pose 6 selepas segala cubaan.

Banyak perkara berlaku sepanjang tak menulis ni. Ada kawan yang pregnant tapi miscarriage (simpati..semoga Allah menggantikan dengan yang lebih baik dan ada hikmahnya), ada kawan yang memulakan hidup baru berumahtangga (tahniah, semoga kekal hingga ke syurga) dan ada yang mendapat cahayamata (semoga menjadi pewaris generasi Muslim sejati). Apa pun yang telah berlaku, ia sudah berlalu. Kehidupan kita adalah sekarang kan..sat lagi dan seterusnya tak tentu lagi..so jangan rugikan saat ini, gunakan ia dengan sebaiknya.

Lepas balik raya hari tu dapat berita gembira tentang kejayaan isteri tercinta Ir. Wan Umikalthum lulus dalam ujian jurutera kompeten 11kV. Jangan main-main, susah nak dapat tu. Hasil dari kerja keras buat kerja maintenance selama 6 tahun, kerja waktu malam, sampai pagi, waktu cuti umum, raye haji..Tapi itu baru permulaan sebab banyak lagi yang perlu dicapai. I'll always support you..Jangan ragu-ragu untuk mencapai matlamat anda, ada matlamat pasti ada jalan.

As for me, now focusing on coming technicall assessment. Kena pulun study lah..Ni sambil-sambil study sempat lagi nak update blog sebab memikirkan dah lame blog ni ak update. InsyaAllah lepas ni cuba untuk kembali aktif menulis. Anyway, wherever you are and whatever you do, buatlah dengan sepenuh hati dan terbaik sebab natijahnya insyaALlah akan manis akhirnya.


Adios

Sunday, September 7, 2008

Apa ada pada 5 September?


Ade sayelah..:) Lahir di klinik kampung. Mengikut cerita, atuk saya membawa ibu saya menaiki sampan keklinik kampung semasa tengah nak keluar tu di malam raya. Yes, saya lahir juga pada 1 syawal. Sajelah saye keluar mase tu sebab nak buat surprise..hehehe..Hadiah hari raya kepada ibu dan ayah.

Saya tak berapa nak menyambut sangat hari kelahiran ni. Yang beriya nak menyambut ni orang rumah dan adiklah..yang saya dukung dalam gambar tu. Dari satu segi perlu jugak mengingati hari lahir ni supaya kita tahu dimana kita sekarang dan menyedari masa semakin suntuk untuk kita berbuat sesuatu sebagai persediaan menghadap ilahi.

Selepas meraikan hari lahir saya semasa berbuka puasa 5 september tempoh hari, fikiran saya tertumpu kepada beberapa persoalan:

  1. Berapa banyakkah lagi masa yang saya ada
  2. Berapa banyak hidup saya ini telah memberi makna kepada orang disekeliling saya
  3. Apa lagi yang boleh saya lakukan untuk memanfaatkan hidup saya dan memberi manfaat kepada mereka yang berada disekeliling saya
  4. Bagaimana saya ingin menjadikan baki hidup saya menjadi 'impactful life'
Antara matlamat hidup saya yang masih belum dan akan saya capai ialah

  1. Menghasilkan sebuah buku
  2. Melanjutkan pelajaran ke peringkat PhD
Apa makna hidup tanpa matlamat. Semoga Allah sentiasa memberi petunjuk, kekuatan dan kesabaran kepada saya dalam mencapai matlamat saya, begitu juga anda.

Thursday, September 4, 2008

Aku Bukan Jowo - One of My Favorite Song


Ojo Kelalen

by: Brother

Kito menungso seng orep nang dunio sedhilut wae
Semestine kito golek bekalan secukupe
Ojolah sampek kito kabeh dadi kelalen
Njaluklah ampun karo Pengeran Kuoso

Kita manusia hidup di dunia sementara
Semestinya kita kumpul bekalan secukupnya
Janganlah sampai kita semua terlupa
Mintalah ampun pada Yang Maha Kuasa

Opo seng kito dhuwe Kabeh diselehne
Opo seng diwehne Terimo wae
Elenglah kito orak kiro pangkate Seng enom seng tuo
Kito podo wahe Seng dilakokne
Elek opo pun apik Mesti eneng balasane
Bareng-bareng kito podo Dicedeki
Opo wahe Kersane Pengeran Kuoso

Kito menungso seng orep nang dunio sedhilut wae
Semestine kito golek bekalan secukupe
Ojolah sampek kito kabeh dadi kelalen
Njaloklah ampun karo Pengeran Kuoso

Apa yang kita ada Pinjaman belaka
Apa yang diberi Bersyukurlah
Kita manusia hidup di dunia sementara
Semestinya kita kumpul bekalan secukupnya
Janganlah sampai kita semua terlupa
Mintalah ampun pada Yang Maha Kuasa

Njaloklah ampun karo Pengeran Kuoso
Mintalah ampun pada Yang Maha Kuasa