
Dua tiga minggu yang lepas, dunia dikejutkan dengan kematian MJ. Hari ini pula, dunia hiburan nasyid tanahair dikejutkan dengan pemergian Ust Asri rabbani. Berita tentang pemergiannya tiba ditelingaku pada pukul 11 pagi waktu Saigon. Pemergiannya jauh lebih mendalam mengusik jiwakku. Terngiang-ngiang suara uniknya mengalunkan nasyid dari zaman berzaman. Manakan tidak, suara itulah yang menemani kehidupanku semenjak 15 tahun yang lalu. Suara itulah yang menyentuh jiwa liar dan menunjuk kearah kebenaran. Suara itulah yang membelai nafsu remajaku dan mendidik hamba mengenal penciptanya. Suara itulah yang membawa ceria, membawa peringatan dan mendidik hati nurani agar kembali kepada fitrah.
Lirik lagu Munajat kegemaranku digabungkan dengan melodi suara allahyarham mampu membuatkan air mata mengalir dihadapan Allah.
Tuhan... kubisikkan kerinduan keinsafan... pengharapan...
Tuhan...kusembahkan pengorbanan membuktikan kecintaan
Bisikkanku untukMu
Munajatku mohon restu
Semoga cintaku bukan palsu
Pada desiran penuh syahdu
Gelombang lautan rinduku
Munajatku dalam syahdu
Merindui maghfirahMu
MardhiaMu dalam restu
Harapan tulusnya hatiku
Kurindukan pimpunanMu
KeagunganMu dalam doaku
Kebesaran pada kudratMu
Ia membina rohaniku
Tuhan...kubisikkan kerinduan.. keinsafan... Pengharapan...
Tuhan...kusembahkan pengorbanan ..membuktikan kecintaan
Ujian kepahitan di dalam kehidupan
Padanya ada kamanisan
Ketenangan dan kebahagian
Bayangan syurga idaman
Walaupun jasad sudah tiada, suaramu tetap menabur jasa. Berkumandang suaramu, menjadi amal jariah yang menambah bekalmu mengadap yang Esa. Bagiku, suara itu akan terus menemaniku sehingga tiba waktu, aku juga menurutimu..Semoga Allah merahmatimu yang menempatkanmu bersama orang-orang yang beriman. Alfatihah...
1 comments:
semoga Allah menempatkan beliau dalam taman-taman syurga.
mutiara yang sukar di cari ganti..
Post a Comment